Liputan.

Liputan9Online.

Iklan

Menu Bawah

Tumpukan Sampah Bisa Jadi Wabah, Ajo Irawan Minta DLH Subulussalam Berbenah

Minggu, 27 September 2026, September 27, 2026 WIB Last Updated 2026-09-27T12:53:05Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Liputan9.online | Subulussalam
Tumpukan sampah yang berada di Jalan Lintas Nasional Subulussalam - Tapak Tuan, tepatnya di Desa Jambi Baru Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam kian mengkhawatirkan.


Selain mengganggu pemandangan dan keasrian alam, aroma busuk menyengat seperti bau bangkai dari tumpukan sampah yang dibuang oleh masyarakat tak bertanggungjawab tersebut dapat menjadi wabah penyakit dan mengganggu kesehatan pengguna jalan.


Dari amatan wartawan, pemandangan tumpukan sampah yang mulai berserakan ke badan jalan tersebut telah berlangsung selama berbulan-bulan bahkan tahunan. Namun anehnya, Pemko Subulussalam melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan hingga saat ini belum juga melakukan tindakan apapun terkait hal itu.


Menanggapi hal itu, Haji Ajo Irawan selaku tokoh masyarakat Sultan Daulat yang ditemui wartawan di Coffee Double O mengatakan, tumpukan sampah telah mencoreng keindahan Kota Subulussalam dan menjadi kesan buruk bagi masyarakat luar yang tengah melintasi jalur tersebut.


Ajo Irawan juga menyayangkan kinerja DLHK Subulussalam yang dinilainya buruk dan mengalami kemunduran. Dirinya berharap permasalahan tumpukan sampah dapat segera dituntaskan dengan dibangunnya bak penampungan, sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah dengan sembarangan.


"Malu kita saat orang luar melihat sampah yang berserakan seperti itu. Seakan-akan Diinas terkait tidak mau tahu dan memilih diam, berbenah lah. Solusinya hanya satu, buatkan bak penampungan, sehingga warga tak lagi buang sampah sembarangan," katanya.


Hingga berita ini dimuat, sayangnya wartawan belum berhasil menemui Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Subulussalam untuk melakukan konfirmasi terkait hal tersebut. (AH)

Komentar

Tampilkan

Terkini