Kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat kurang mampu terus diwujudkan melalui program sosial Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batang Pane II, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara.
Di bawah pembinaan dan arahan kepala desa Slamet. BUMDes kini menghadirkan program santunan rutin setiap bulan berupa bantuan sembako bagi anak yatim dan warga yang membutuhkan.
Kegiatan yang digelar tiap bulan ini langsung dipimpin Kepala Desa Batang Pane II Slamet bersama pengurus BUMDes, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan kebutuhan lainnya.
Kepala Desa Batang Pane II Slamet menyebutkan Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan perkembangan BUMDes agar tidak hanya berorientasi pada kegiatan usaha, tetapi juga mampu memberikan manfaat sosial bagi masyarakat desa.
Melalui program santunan bulanan ini, anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu diharapkan dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
" Bantuan sembako yang diberikan langsung menjadi wujud kepedulian sekaligus upaya memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat," ujar Slamet, Kamis (15/10/26).
Slamet menambahkan Perkembangan BUMDes yang mampu menghadirkan program sosial tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak serta kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan usaha milik desa. Dengan pengelolaan yang baik, BUMDes diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga.
Slamet menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan terhadap perkembangan BUMDes. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan modal penting untuk terus meningkatkan kinerja BUMDes agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Ia berharap BUMDes dapat terus tumbuh menjadi lembaga usaha desa yang mandiri, produktif, dan mampu menghadirkan berbagai inovasi yang bermanfaat. Program santunan anak yatim setiap bulan pun diharapkan dapat dipertahankan sebagai salah satu program unggulan desa.
“Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan seluruh masyarakat serta pihak-pihak yang telah ikut mendorong perkembangan BUMDes. Kami berharap BUMDes ini terus berkembang, semakin maju, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak yatim dan warga kurang mampu,” demikian harapan kepala desa.
Program tersebut menjadi gambaran bahwa keberhasilan BUMDes tidak hanya dapat dilihat dari perkembangan usaha dan pendapatan, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Ke depan, sinergi antara pemerintah desa, pengelola BUMDes, dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga program sosial dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, BUMDes dapat menjadi salah satu program unggulan desa yang menggerakkan perekonomian sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
" BUMDes maju, masyarakat terbantu. Kepedulian terhadap anak yatim dan warga kurang mampu menjadi bukti bahwa pembangunan desa bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang berbagi dan meningkatkan kesejahteraan bersama." pungkasnya. (red)
